Read, Write, and Share With Us

Archive for the ‘SeoKyu’ Category

Choi Eun Bi ~PaRT 20~

wpid-img1405922781656.jpg

Kim Soora Storyline

(lebih…)

Waiting For You, Leeteuk Oppa

Title : Waiting for you, Leeteuk Oppa

Author : Uchatadara

Cast : Seo Joohyun

Length : Drabble

Genre : Romance, Sad

Disclaimer : The story is pure mine (lebih…)

Prequel~ Before You Marry Me

Title : Prequel Before You Marry Me

Cast : Of Course uri~Maaknae Couple Cho Kyuhyun and Seo Joohyun

Type : Drable

Genre : Romance

Disclaimar : The story is pure mine.

A/N : Holla~ Ucha istri SAH Jongsuk kembali *dikeroyok readers*

Aduh beribu maaf buat kalian semua yang merasa di PHP dengan semua ff saya. Sudahlah baca dulu aja yah, curhatnya di bawah #plak. Happy Reading~~ (lebih…)

Teaser ~ Before You Marry Me

Title : Before You Marry Me

Type : Oneshoot

Main Cast : Seohyun and Kyuhyun

Author : Uchatadara

Disclaimer : The Story is pure mine

(lebih…)

Love Actually (05 – A Piece Of Trust)

20140319-184744.jpg

 

Tittle : Love Actually (Chapter 5 – A Piece Of Trust)
Author : similikiti_balabala (@daneguka) feat Ojan
Type : Chapter
Genre : School Life, Family, Friendship, Romance, Teenager
Main Cast :
Seo Joo Hyun (SNSD) as Seo Joo Hyun (Seo Group)
Cho Kyu Hyun (Super Junior) as Cho Kyu Hyun
Choi Min Ho (Shinee) as Choi Min Ho (Choi Group)
Shim Chang Min (Tvxq) as Shim Chang Min

(lebih…)

Seq We Were Both in Love – Under The Moonlight 2

Seq We Were Both in Love – Under The Moonlight 2

Main Cast : Cho Kyuhyun

Other Cast : You’ll find it

Disclaimer : The Story is pure mine

A/N : Setelah di part awal bercerita tentang Seohyun, part ini hanya bercerita tentang Kyuhyun. Terima kasih buat yang bersedia baca dan menantinya.  Maaf terlambat sekali nge-postnya :3

 

(lebih…)

Sampingan

TELL ME YOUR WISH (The Truth)

Judul       : TELL ME YOUR WISH (The Truth)

Author        : Cho Hyunrin

Cast              : Kyuhyun with……………(HAHAHAHA)

Genre          : School life, Horror, Friendship

Setelah sekiaaaaan lama menghilang, akhirnya Hyunrin muncul lagi kepermukaan bumi(?)

Ada yang kangen gak dengan ff ini? Kayaknya nggak ada ya *pundung*

Sesuai janji, ini chapter terakhir, mianhae jika tidak seperti apa yang para readers inginkan. Tapi sungguh, Hyunrin sudah berusaha mati-matian menulis ini, jadi tolong hargai dengan memberikan like+RCL oke^^

ENJOY!!!

  • “Kumohon. Kemballikan teman-temanku. Aku tidak ingin sendirian. Kembalikan teman-temanku” ujar Sooyoung sambil menangis. Ia benar-benar sedih. Kyuhyun yang hanya beberapa langkah darinya hanya menatapnya bingung.

     

    “Dikabulkan” bisik sebuah suara tepat ditelinga Sooyoung. Yeoja itu membalikkan badannya, tapi tidak melihat siapapun disana. Tiba-tiba ia teringat sesuatu.

     

    “Tunggu disini. Aku akan segera membawa ‘dia’ kemari” ujar Sooyoung sambil menepuk bahu Kyuhyun.

     

    Sooyoung segera berlari keatap sekolahnya. Berharap ketika ia sampai diatas, kedua temannya sudah berdiri disana. Dan benar saja. Kedua yeoja itu, Victoria dan Seohyun. 2 sahabat terbaiknya. Sooyoung memeluk kedua tubuh itu dan meminta maaf.

    “Mianhae. Mianhae karena sudah mengirim kalian ketempat yang menyeramkan itu” kata Sooyoung ditengah pelukannya.
  •  

    “Gwenchanya Youngie-ah” ujar Seohyun yang sedikit mengeluarkan airmata sedihnya. Bagaimana ia tak terharu. Sahabatnya itu mengembalikan dirinya dan Victoria dari tempat yang sangat gelap.

     

    “Aku sudah tidak butuh ini lagi” kata Sooyoung sambil melempar kertas dan pena itu.

     

    “Victoria. Ada orang yang sangat ingin menemuimu” lanjutnya sambil menarik lengan Victoria turun.

     

    Gadis yang diajaknya itu hanya kaget dan bingung, kemana yeoja didepannya akan membawanya. Mereka berdua berlari menuruni tangga.

     

    “Seharusnya kau bilang kalau Kyuhyun sudah pernah menembakmu” ucap Sooyoung masih sambil berlari.

     

    “Hah? Ia tak pernah melakukan itu” jawab Victoria. Membuat mereka berdua berhenti.

     

    “Lalu…………… Nugu?” Tanya Sooyoung setelah menyadari bahwa bukan Victoria lah yang dimaksudkan Kyuhyun.

     

     

    *FLASHBACK*

     

     

    “Aku menyukaimu”

     

    “Aah, aku tidak tau bagaimana harus mengungkapkannya. Tapi sungguh. Inilah isi hatiku yang terdalam. Alasan mengapa selama ini aku tidak bisa menjadi diriku sendiri didepanmu, adalah karena aku menyukaimu”

     

    Dibelakang gedung sekolah, seorang namja berdiri berhadapan dengan seorang yeoja. Dari ucapan yang dilontarkan sang namja, semua pasti mengetahui, bahwa itu adalah sebuah pengakuan cinta. Respon yeojanya? Ia hanya terdiam. Mungkin kaget dengan pernyataan yang sebenarnya tiba-tiba itu. Ia diminta pergi kebelakang sekolah untuk membantu teman sekelasnya menyirami taman anggrek kecil dibelakang sekolah, dan apa yang ia dengar sekarang, adalah hal yang paling tidak pernah dibayangkan olehnya sebelumnya.

     

    “Aku………..” jawab yeoja itu pelan, lalu kembali terdiam.

     

    “Aku tidak memaksa dirimu untuk menjadi yeojachinguku. Itu terserah padamu. Karena dengan menyatakan perasaanku yang sesungguhnya padamu saja sudah membuatku sangat lega”kata si namja.

     

    “………………..” sang yeoja masih terdiam. Masih ada keraguan dalam hatinya. Suka? Tidak perlu ditanya lagi. Namja itu adalah satu-satunya nama namja yang terukir dihatinya setelah ayahnya. Dalam hati ia ingin sekali berteriak dengan jelas bahwa ia ingin menjadi yeojachingu namja itu. Tapi……………………… bagaimana dengan sahabat-sahabatnya? Salah satu sahabatnya yang ia ketahui juga bahwa menyukai namja yang ia sukai juga.

     

    Sahabat?

     

    Ia memikirkan sahabatnya?

     

    Pernahkan sahabatnya memikirkan dia?

     

    Apa itu yang disebut sahabat?

     

    “Aku tidak memaksamu” ujar namja itu lagi membangkitkan yeoja itu dari lamunannya.

     

    “Ah, ani. Aku juga menyukaimu. Aku mau jadi yeojachingumu” jawab yeoja itu tersenyum manis.

     

    “Jinjjayo?” tanya namja itu lagi. Masih tidak percaya bahwa yeoja incarannya menerima pengakuan cintanya.

     

    “Ne. Ah, tapi………. tolong rahasiakan ini dulu dari sahabat-sahabatku, biarkan ini menjadi kejutan untuk mereka. Biar aku sendiri yang memberitahu mereka. Kau mau kan, Kyuhyun-ah?” tanya yeoja itu.

     

    “Ne, tentu saja, Seohyun-ah” jawab namja itu.

     

    “Ah, iya. Nanti sore aku ada pertandingan. Meski hanya untuk menonton, maukah kau datang dan mendukungku?” Tanya Kyuhyun lagi, dan kali ini Seohyun menjawab dengan anggukan dan senyum manisnya.

     

     

    ******

     

     

    “Yak! Seohyun-ah! Kau darimana saja?” Tanya seorang yeoja yang sedikit lebih tinggi darinya sambil merangkul pundaknya akrab.

     

    “Ah, aku barusan menyiram bunga anggrek yang ada dibelakang. Wae Sooyoung-ah?” tanya Seohyun.

     

    “Aku minta maaf. Tapi…………….” ujar Sooyoung berhenti sejenak lalu berpindah berdiri didepan Sooyoung sambil mengatupkan kedua telapak tangannya tanda memohon.

     

    “Sore ini Kyuhyun ada pertandingan sepak bola. Aku benar-benar ingin sekali menontonnya. Gantikan aku mengisi jurnal kelas, ne?” kata Sooyoung pada Seohyun.

     

    Mengisi jurnal kelas?

     

    Itu berarti yeoja itu harus berada disekolah ini lebih lama lagi.

     

    Padahal, ia juga ingin menonton pertandingan namjachingunya yang baru itu.

     

    “Tapi Sooyoung-ah…………..” ucap Seohyun berusaha menolak.

     

    “Jebal Hyunnie-ah. Vic sudah pulang, jadi aku hanya bisa meminta bantuan padamu saja” ucap Sooyoung lagi, dan pada akhirnya Seohyun pun hanya bisa mengangguk pasrah. Sooyoung berterimakasih lalu segera berlari meninggalkan gedung sekolah.

     

    Menuju mana?

     

    Tentu saja lapangan sepak bola sekolah yang berada 2 gedung lagi dari gedung sekolah mereka.

     

    Seohyun pun hanya bisa pasrah dan berjalan lesu menuju ruang kelasnya untuk mengisi jurnal Mingguan yang biasanya diisi oleh pekerja piket.

     

     

    *****

     

     

    “Jadi, pemeran utama pria dan pemeran utama wanitanya bersatu setelah sekian banyak konflik yang mendera. Uwaaah, aku sangat menyukai film itu. Karena film itu diadaptasi dari novel kesukaanku” ujar wanita berwajah khas oriental.

     

    “Novel Love Story?” tanya Seohyun yang duduk tepat disebelahnya.

     

    “Ne! Dan apa kau tau, penulisnya membuat lanjutan untuk novel itu, judulnya One Regret. Pasti akan sangat bagus. Tapi aku harus mengumpulkan uang dulu karena kemarin baru saja membeli baju musim semi” kata Victoria yang ekspresinya langsung berubah murung.

     

    Seohyun tiba-tiba teringat akan kado yang ingin ia berikan untuk ulang tahun Victoria Minggu depan. Kebetulan ia masih belum tau ingin memberikan apa. Ia memutuskan untuk memelikan novel itu untuk Victoria. Hmm, mungkin ia akan membelinya nanti.

     

    ***

     

    “Uhuk, uhuk” Entah kenapa setelah istirahat kedua, badan Seohyun menjadi lemas. Kepalanya sedikit pusing. Sepertinya ia harus menunda rencananya sepulang sekolah nanti.

     

    Seohyun berencana pergi ke halte bis terdekat dan langsung pulang, ketika handphone nya tiba-tiba bergetar menandakan ada sebuah pesan masuk.

     

    From: Sooyoung-ngie

     

    Subject: Tolong aku

     

    Seohyun-ah, aku sedang dalam perjalanan pulang. Aku baru ingat, bahwa ibuku pulang malam. Aku akan turun di halte dekat rumahmu. Kau tidak ada acara kan? Aku akan menunggu eommaku dirumahmu

     

     

    Seohyun yang memang berencana pulang, memabalas pesan dari Sooyoung.

     

    Ne, tentu saja. Aku juga akan langsung pulang

     

    Seohyun berjalan pelan menuju halte bis dekat sekolahnya. Sudah sepi, karena memang hari ini adalah jadwal untuk memberikan pupuk pada kebun lily yang ada disebelah taman anggrek dibelakang gedung sekolahnya, jadi ia menghabiskan waktunya sedikit lama disana.

     

    Saat sedang menunggu bis, Seohyun dikagetkan oleh sepeda motor yang tiba-tiba berhenti didepannya. Setelah pengendara itu membuka helm, ternyata itu Kyuhyun.

     

    “Mau kuantar pulang?” tawar Kyuhyun. Seohyun menjawabnya dengan senyuman dan anggukan.

     

    Ketika Seohyun sudah naik kebelakang Kyuhyun dan memakai helm nya, Kyuhyun membuka lagi kaca helm nya dan bertanya pada yeojachingunya itu.

     

    “Apa kau buru-buru? Mau mampir ke kedai es krim?” Tanya Kyuhyun.

     

    “Ani. Ayo” jawab Seohyun.

     

    ‘Mungkin Sooyoung bisa menunggu sebentar’ pikirnya.

     

    ***

     

    “Mengapa kemarin kau tidak datang kepertandinganku?” Tanya Kyuhyun setelah kedua es krim pesanan mereka tiba di meja.

     

    Seohyun menatap wajah Kyuhyun sebentar, lalu menunduk. Ia bingung juga ingin menjawab apa. Ia dan Kyuhyun sekelas, dan namja itu tau dengan jelas kapan jadwal piketnya. Jika ia mengatakan untuk menggantikan Sooyoung, ia takut namjachingunya akan memberitahukan hubungan mereka pada sahabatnya itu. Padahal mereka sudah bersusah payah menahan perasaan mereka selama ada disekolah.

     

    “Mianhae. Ada yang harus kukejakan, jadi tidak bisa langsung kesana. Ketika aku kesana, pertandingan sudah selesai” jawab Seohyun mencoba mencari-cari alasan.

     

    “Gwenchana. Tapi lain kali kau harus datang, ne” jawab Kyuhyun lalu mengelus puncak kepala Seohyun pelan.

     

    Seohyun hanya tersenyum malu lalu menyebdokkan kembali es krim vanilla favoritnya.

     

    “Uhuk… Uhuk” batuk Seohyun pelan. Kyuhyun segera menyadari itu.

     

    “Kau sakit?” tanya Kyuhyun sedikit panik. Pasalnya, ia takut bahwa yeoja nya menahan sakitnya daritadi.

     

    “Ah, ani. Aku hanya sedikit pusing. Tadinya aku mau ketoko buku dulu, tapi karna pusing tidak jadi” jawab Seohyun masih dengan senyumannya.

     

    “Sebaiknya kita pulang saja. Kalau kau sehat, kita bisa mengganti kencan ini lain kali” uajr Kyuhyun. Ia sungguh benar-benar tidak ingin Seohyun semakin sakit. Meskipun kecewa karena kencan pertamanya dengan Kyuhyun harus berhenti ditengah jalan, akhirnya Seohyun menurut dan diantar pulang oleh Kyuhyun.

     

    “Tidak perlu mengantarku sampai depan rumah, Kyu. Ada eommaku dirumah. Aku belum memberitahukan tentang hubungan kita padanya” kata Seohyun sebelum memakai helm nya. Kyuhyun hanya membalasnyad engan anggukan.

     

    Sebenarnya yang ditakuti Seohyun adalah Sooyoung melihatnya. Jadi ia hanya meminta Kyuhyun mengantar sampai beberapa blok dari rumahnya.

     

    “Aku pulang”

     

    Sampai dirumah, Seohyun mendapati ibunya sedang memasak makan siang didapur. Tapi ia tidak melihat Sooyoung disana.

     

    “Eomma, Sooyoung mana?” tanya Seohyun yang dijawab eomma nya dengan senyum.

     

    “Dia diatas, menunggumu dikamarmu” jawab eommanya. Lalu Seohyun berjalan menaiki tangga rumahnya menuju kamarnya. Ketika ia membuka pintu, ia melihat kasurnya sedikit berantakan, dan sisa-sisa makanan sedikit berceceran dimana-mana, TV menyala, tapi tidak ditemukannya Sooyoung dikamarnya. Tiba-tiba pintu kamar mandi terbuka dan keluarlah Sooyoung dari sana.

     

    “Ah, kau lama sekali” kata Sooyoung begitu melihat Seohyun masuk kekamar.

     

    “Sooyoung-ah, jangan makan dikamar” ujar Seohyun sambil mengambil sapu kecil khusus lantai kamarnya dibelakang lemari buku dekat pintu, lalu beranjak menuju serpihan-serpihan makanan yang bercecer dilantai.

     

    “Mianhae. Tapi aku memang sering makan dikamarku” ujar Sooyoung lalu duduk dan melipat kakinya dikasur Seohyun.

     

    “Tapi tidak dengan kamarku” jawab Seohyun masih sambil membersihkan serpihan-serpihan makanan yang berceceran.

     

    Seohyun merasakan ada getaran di handphonya, menandakan ada sebuah pesan masuk. Ia berhenti sejenak lalu melihat pesan itu.

     

    From: Kyuhyun<3

     

    Subject: No subject

     

    Aku sedang ditoko buku. Aku lupa bertanya atdi. Apa yang mau kau beli?

     

    Seohyun segera membalas pesan itu.

     

    Mianhae jika merepotkan. Tadinya aku ingin membeli lanjutan novel Love Stpry berjudul One Regret untuk hadiah ulang tahun Victoria. Bisa kau belikan? Nanti uangnya kuganti.

     

    Seohyun tersenyum setelah meng-klik send pada handphonenya. Sooyoung yang menyadari hal itu sedikit menggoda Seohyun.

     

    “Eeeeeee~ senyum-senyum saja” goda Sooyoung pada Seohyun yang masih duduk dibawahnya. Seohyun hanya tersenyum dan meletakkan handphonenya diatas kasurnya lalu beranjak mendekati tong sampah kecil dikamarnya untuk membuang serpihan makanan itu.

     

    Sooyoung menggunakan kesempatan itu untuk mengintip handphone Seohyun, tapi sahabatnya itu terlalu cepat kembali hingga menyadarinya.

     

    “Ah Sooyoung-ah jangan!” kata Seohyun berusaha merebut handphonenya.

     

    “Aku hanya ingin lihat kau ber-sms dengan siapa” ujar Sooyoung masih mempertahankan handphone sahabatnya itu.

     

    Mereka masih saling berebut sambil tarik-menarik hingga akhirnya cengkraman Sooyoung terlepas dan handphone Seohyun jatuh kelantai.

     

     

    *FLASHBACK END*

     

     

    “Seharusnya kau bilang kalau Kyuhyun sudah pernah menembakmu” ucap Sooyoung masih sambil berlari.

    “Hah? Ia tak pernah melakukan itu” jawab Victoria. Membuat mereka berdua berhenti.

    “Lalu…………… Nugu?” Tanya Sooyoung setelah menyadari bahwa bukan Victoria lah yang dimaksudkan Kyuhyun.

    “Tunggu. Seohyunnie” ujar Sooyoung berhenti sejenak mengingat sahabat yang tidak bersama mereka.

    Mereka berdua memutar arah dan kembali keatap.

    Tidak. Ini terlalu gelap. Mereka bahkan tidak bisa melihat apa-apa. Walau tangan mereka berpegangan, mereka tidak bisa saling melihat. Mereka berusaha meraba tembok sekitar. Nihil! Tidak ada tembok atau apa pun disini.

    “Kenapa gelap sekali?” Tanya Sooyoung.

    “Ini……… Ini tempat gelap yang tadi” ujar Victoria lirih. Ia sangat sedih mengingat dirinya terperangkap lagi di dunia gelap ini.

    “Seohyunnie!” ujar mereka berdua yang sama-sama menyebut nama sahabat mereka itu

    ***

    BUAT MEREKA BERDUA LENYAP DARI DUNIA DAN DARI INGATAN ORANG LAIN

    “Ah, merepotkan. Cerita yang mereka inginkan terlalu panjang. Aku jadi harus berakting lama kan” kata yeoja polos itu, Seo Joo Hyun.

    “Hehehe. Sekarang, tidak ada lagi yang bisa menghalangiku” lanjutnya sambil tersenyum sendiri.

    “Seohyun-ah” panggil sebuah suara. Disana ada Kyuhyun yang berdiri menatapnya.

    “Mianhae sudah membuatmu susah” ujar Seohyun sambil menatap namja didepannya.

    “Susah? Karena menjemputmu? Ani. Itu kewajibanmu sebagai namjachingumu” jawab Kyuhyun lali menggandeng tangan Seohyun. Mereka berjalan keluar gedung sekolah sambil terus bergandengan, dan terkadang saling menatap dan memberikan senyuman terindah yang mereka punya. Sampai tiba-tiba Seohyun berhenti dan menunduk.

    “Seohyun-ah?” tanya Kyuhyun bingung.

    CHUU~

    Seohyun mencium bibir namjachingunya pelan. Kyuhyun yang awalnya sedikit kaget hanya tersenyum disela-sela ciumannya, dan memasukkan tangannya kesela-sela rambut belakang Seohyun untuk memperdalam ciuman mereka.

    Ciuman pertama mereka disaksikan oleh jutaan bintang dan sebuah bulan yang bersinar dilangit malam.

    Punya permintaan?

    Apa mau ku kabulkan?

    -hyunrin- Malaikat pengabul

    ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

    Akhirnyaaaa. Rampung juga nih ff. Mianhae kalo endingnya jelak. Hyunrin sudah berusaha sakuat tenaga ><

    Karena di chapter-chapter sebelumnya banyak yang bilang kependekan, jadi kali ini Hyunrin panjangin deeeh.

    Jangan lupa, readers yang baik wajib meninggalkan like+comment, oke!!

    Sampai jumpa di ff yang berikutnya~

    Bye!^^

Sequel We Were Both In Love – Under The Moon Light 1

Judul                       : Sequel  We Were Both In Love – Under The Moon Light 1
Cast                         : Main Cast: Seo Joohyun and Cho Kyuhyun.

And You’ll find the others.
Genre                     : Romance, Family, Modern Kingdom.
Length                    : Chapter

Rating                     : PG -13
Author Notes        : This story is pure mine.

Dengan sangat kurang manis (?)nya saya memberanikan diri melanjutkan Fanfict ini. Gak tau juga respon kalian gimana. Mau di lanjut terserah, mau di cukupkan terserah. Butuh saran nih :(

Warning : Typo bertebaran dan seluruh sudut pandang alur ff ini berasal dari Seohyun.

(lebih…)

In The Arms of The Low 3

Title : IN THE ARMS OF THE LOW 3

Author : Kyuminseo

Cast :
Cho kyuhyun
Seo joo hyun
Oh sehun

Genre : romance, koflik, action

Type : chapter

(lebih…)

IN THE ARMS OF THE LOW 2

Title : IN THE ARMS OF THE LOW part 2

Author : Kyuminseo

Main cast :

Cho kyuhyun
Seo joo hyun

Other cast : temukan sendiri

Genre : romance, konflik, tragedi

Type : chapter

A/N : halo haaa…aku muncul membawa kelanjutan ff gaje ini.
Gomawo ucha saeng udah mau ngepost ff gaje eonni…..

(lebih…)

EXO FanFiction Indonesia

EXO's Imagination Here!

readings korean fanfiction

Read, Write, and Share With Us

Maknae Couple Love Story

MCLS for M'Colours

WordPress.com News

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 578 pengikut lainnya.